hadith book logo

Sahih Muslim: Hadith 3718

37. Minuman

صحيح مسلم

/915 Chapter:

Larangan membuat perasan nabidz dalam muzaffat, dubba`, hantam dan naqir

النهي عن الانتباذ في المزفت والدباء والحنتم والنقير

3718
Sahih Muslim
Albani: Shahih
صحيح مسلم ٣٧١٨: و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ ح و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ وَابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ النَّقِيرِ وَالْمُزَفَّتِ وَالدُّبَّاءِ
Shahih Muslim 3718: Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Yunus] telah menceritakan kepada kami [Zuhair] telah menceritakan kepada kami [Abu Zubair]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] telah mengabarkan kepada kami [Abu Khaitsamah] dari [Abu Zubair] dari [Jabir] dari [Ibnu Umar], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang An Naqir, Al Muzaffat dan Ad Dubba'."