hadith book logo

Sahih Muslim: Hadith 3726

37. Minuman

صحيح مسلم

/915 Chapter:

Larangan membuat perasan nabidz dalam muzaffat, dubba`, hantam dan naqir

النهي عن الانتباذ في المزفت والدباء والحنتم والنقير

3726
Sahih Muslim
Albani: Shahih
صحيح مسلم ٣٧٢٦: و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَابْنُ أَبِي عُمَرَ وَاللَّفْظُ لِابْنِ أَبِي عُمَرَ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سُلَيْمَانَ الْأَحْوَلِ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ أَبِي عِيَاضٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ لَمَّا نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ النَّبِيذِ فِي الْأَوْعِيَةِ قَالُوا لَيْسَ كُلُّ النَّاسِ يَجِدُ فَأَرْخَصَ لَهُمْ فِي الْجَرِّ غَيْرِ الْمُزَفَّتِ
Shahih Muslim 3726: Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abi Syaibah] dan [Ibnu Abu Umar] dan ini adalah lafadz Ibnu Abu Umar, keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Sulaiman Al Ahwal] dari [Mujahid] dari [Abu Iyadl] dari [Abdullah bin 'Amru] dia berkata: "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang perasan nabidz dalam bejana, para sahabat berkata: "Tapi tidak semua orang bisa mendapatkannya?" Maka beliau pun memberi keringanan untuk menggunakan bejana yang tidak dipolesi dengan ter."