hadith book logo

Sahih Muslim: Hadith 394

3. Thoharoh

صحيح مسلم

/118 Chapter:

Larangan beristinja` dengan tangan kanan

النهي عن الاستنجاء باليمين

394
Sahih Muslim
Albani: Shahih
صحيح مسلم ٣٩٤: حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا الثَّقَفِيُّ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يَتَنَفَّسَ فِي الْإِنَاءِ وَأَنْ يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ وَأَنْ يَسْتَطِيبَ بِيَمِينِهِ
Shahih Muslim 394: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Umar] telah menceritakan kepada kami [Ats-Tsaqafi] dari [Ayyub] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abdullah bin Abu Qatadah] dari [Abu Qatadah], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang bernafas di dalam bejana (saat minum), menyentuh kelamin dengan tangan kanan, dan bersuci (cebok) dengan tangan kanan."