hadith book logo

Sahih Muslim: Hadith 5115

53. Surga, Sifat dan Penghuninya

صحيح مسلم

/1290 Chapter:

Ditampakkannya tempat duduk bagi penghuni surga dan penghuni neraka

عرض مقعد الميت من الجنة أو النار عليه وإثبات عذاب

5115
Sahih Muslim
Albani: Shahih
صحيح مسلم ٥١١٥: حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ قَتَادَةَ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ وَتَوَلَّى عَنْهُ أَصْحَابُهُ إِنَّهُ لَيَسْمَعُ قَرْعَ نِعَالِهِمْ قَالَ يَأْتِيهِ مَلَكَانِ فَيُقْعِدَانِهِ فَيَقُولَانِ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ قَالَ فَأَمَّا الْمُؤْمِنُ فَيَقُولُ أَشْهَدُ أَنَّهُ عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ قَالَ فَيُقَالُ لَهُ انْظُرْ إِلَى مَقْعَدِكَ مِنْ النَّارِ قَدْ أَبْدَلَكَ اللَّهُ بِهِ مَقْعَدًا مِنْ الْجَنَّةِ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَرَاهُمَا جَمِيعًا قَالَ قَتَادَةُ وَذُكِرَ لَنَا أَنَّهُ يُفْسَحُ لَهُ فِي قَبْرِهِ سَبْعُونَ ذِرَاعًا وَيُمْلَأُ عَلَيْهِ خَضِرًا إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ
Shahih Muslim 5115: Telah menceritakan kepada kami [Abdu bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syaiban bin Abdurrahman] dari [Qatadah] telah menceritakan kepada kami [Anas bin Malik] berkata: Nabi Allah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda:

"Sesungguhnya hamba bila telah diletakkan dikuburnya dan teman-temannya telah meninggalkannya, ia mendengar derap sandal mereka." Beliau bersabda: "Dua malaikat mendatanginya, keduanya mendudukkannya lalu bertanya padanya: 'Apa yang dulu kau katakan tentang orang ini?' beliau bersabda: "Orang mu`min menjawab: 'Aku bersaksi bahwa ia adalah hamba dan utusan Allah." Beliau bersabda: "Lalu dikatakan padanya: 'Lihatlah tempatmu dineraka, Allah telah menggantikannya dengan tempat disurga." Nabi Allah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Lalu ia melihat keduanya."

Qadatah berkata: Disebutkan bagi kami bahwa kuburnya dipalangkan seluas tujuhpuluh dzira' dipenuhi oleh tanaman hijau hingga hari manusia dibangkitkan.