Sahih Muslim: Hadith 1798
14. Puasa
صحيح مسلم
/459 Chapter:
Wajibnya puasa ramadan karena melihat hilal dan berbuka karena melihat hilal
وجوب صوم رمضان لرؤية الهلال والفطر لرؤية الهلال
1798
Sahih Muslimصحيح مسلم ١٧٩٨: و حَدَّثَنِي حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ الْبَاهِلِيُّ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ وَهُوَ ابْنُ عَلْقَمَةَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ فَإِذَا رَأَيْتُمْ الْهِلَالَ فَصُومُوا وَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَأَفْطِرُوا فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاقْدِرُوا لَهُ
Shahih Muslim 1798: Dan telah menceritakan kepadaku [Humaid bin Mas'adah Al Bahili] telah menceritakan kepada kami [Bisyr Al Mufadldlal] telah menceritakan kepada kami [Salamah] -ia adalah Ibnu Alqamah- dari [Nafi'] dari [Abdullah bin Umar] radliallahu 'anhuma, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bilangan bulang itu adalah dua puluh sembilan hari, dan jika kalian telah melihat Hilal, maka berpuasalah, dan bila kalian melihatnya (terbit) kembali, maka berbukalah. Namun, jika hilal itu tertutup dari pandangan kalian, maka hitunglah (bilangan harinya)."