Sahih Muslim: Hadith 208
2. Iman
صحيح مسلم
/69 Chapter:
Penjelasan bahwa islam muncul dengan keterasingan dan akan kembali dengan keterasingan
بيان أن الإسلام بدأ غريبا وسيعود غريبا وأنه يأرز
208
Sahih Muslimصحيح مسلم ٢٠٨: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ وَابْنُ أَبِي عُمَرَ جَمِيعًا عَنْ مَرْوَانَ الْفَزَارِيِّ قَالَ ابْنُ عَبَّادٍ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ عَنْ يَزِيدَ يَعْنِي ابْنَ كَيْسَانَ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ
Shahih Muslim 208: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abbad] dan [Ibnu Abu Umar] semuanya dari [Marwan al-Fazari], [Ibnu Abbad] berkata: telah menceritakan kepada kami [Marwan] dari [Yazid] -yaitu Ibnu Kaisan- dari [Abu Hazim] dari [Abu Hurairah] dia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang asing."