hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 12956

6. Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

مسند احمد

/31 Chapter:

Musnad Anas bin Malik Radliyallahu 'anhu

مسند أنس بن مالك رضي الله عنه

12956
Musnad Ahmed
Albani: Shahih Selain Larangan Dari Duduk Tawarruk, Dan Rijal Sanadnya Rijal Ash Shahih
مسند أحمد ١٢٩٥٦: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنِي حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْإِقْعَاءِ وَالتَّوَرُّكِ فِي الصَّلَاةِ قَالَ عَبْد اللَّهِ كَانَ أَبِي قَدْ تَرَكَ هَذَا الْحَدِيثَ
Musnad Ahmad 12956: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ishaq] berkata: telah mengabarkan kepadaku [Hammad bin Salamah] dari [Qatadah] dari Anas bin Malik, bahwa

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang duduk iq`a` (yaitu duduk di atas pantat dengan melipat kedua betis dan paha) dan duduk tawarruk (yaitu duduk diatas pangkal paha) dalam shalat.

Abdullah berkata: sungguh ayahku telah meninggalkan hadis ini.