hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 13675

6. Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

مسند احمد

/32 Chapter:

Musnad Jabir bin Abdullah Radliyallahu ta'ala 'anhu

مسند جابر بن عبد الله رضي الله تعالى عنه

13675
Musnad Ahmed
Albani: Sanadnya Shahih Sesuai Syarat Syaikhain
مسند أحمد ١٣٦٧٥: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَحَجَّاجٌ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيَّ قَالَ أَقْبَلَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ وَمَعَهُ نَاضِحَانِ لَهُ وَقَدْ جَنَحَتْ الشَّمْسُ وَمُعَاذٌ يُصَلِّي الْمَغْرِبَ فَدَخَلَ مَعَهُ الصَّلَاةَ فَاسْتَفْتَحَ مُعَاذٌ الْبَقَرَةَ أَوْ النِّسَاءَ مُحَارِبٌ الَّذِي يَشُكُّ فَلَمَّا رَأَى الرَّجُلُ ذَلِكَ صَلَّى ثُمَّ خَرَجَ قَالَ فَبَلَغَهُ أَنَّ مُعَاذًا نَالَ مِنْهُ قَالَ حَجَّاجٌ يَنَالُ مِنْهُ قَالَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَفَتَّانٌ أَنْتَ يَا مُعَاذُ أَفَتَّانٌ أَنْتَ يَا مُعَاذُ أَوْ فَاتِنٌ فَاتِنٌ فَاتِنٌ وَقَالَ حَجَّاجٌ أَفَاتِنٌ أَفَاتِنٌ أَفَاتِنٌ فَلَوْلَا قَرَأْتَ سَبِّحْ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا فَصَلَّى وَرَاءَكَ الْكَبِيرُ وَذُو الْحَاجَةِ وَالضَّعِيفُ أَحْسِبُ مُحَارِبًا الَّذِي يَشُكُّ فِي الضَّعِيفِ
Musnad Ahmad 13675: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Hajjaj] berkata: telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Muharib bin Ditsar] saya telah mendengar [Jabir bin Abdullah Al Anshori] berkata: Telah datang seorang laki laki dari Anshor yang membawa dua alat pemberi minum unta miliknya dan ketika itu matahari telah miring sedangkan Muadz sedang mengerjakan Shalat maghrib. Lalu laki-laki itu ikut Shalat bersama, Muadz membaca Al Baqoroh serta An-Nisa` (Muharib yang ragu) maka setelah laki-laki itu melihat hal itu ia Shalat kemudian keluar. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: lalu dia menyampaikan Mu'adz telah bersumpah padanya. Hajjaj berkata: bersumpah karenanya. Lalu hal itu disampaikan pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu beliau bersabda: "Apakah kau pembuat fitnah wahai Mu'adz, Apakah kau pembuat fitnah wahai Mu'adz" atau, "Dia orang yang membuat fitnah, dia orang yang membuat fitnah. Dia orang yang membuat fitnah, alangkah baiknya kalau kau membaca 'SABBIHISMA ROBBIKAL A'LA dan 'WASYSYAMSI WA DLUHAHA', karena yang Shalat di belakangmu orang yang sudah tua, orang yang masih punya kepentingan dan orang yang lemah". Saya (Syu'bah Radliyallahu'anhu) menyangka Muharib yang ragu dalam lafad 'orang yang lemah'.