hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 17644

10. Musnad Penduduk Kuffah

مسند احمد

/648 Chapter:

Hadits An Nu'man bin Basyir dari Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam

حديث النعمان بن بشير عن النبي صلى الله عليه وسلم

17644
Musnad Ahmed
Albani: Sanadnya Shahih Sesuai Syarat Muslim
مسند أحمد ١٧٦٤٤: قَالَ عَبْد اللَّهِ وَجَدْتُ فِي كِتَابِ أَبِي بِخَطِّ يَدِهِ كَتَبَ إِلَيَّ الرَّبِيعُ بْنُ نَافِعٍ أَبُو تَوْبَةَ يَعْنِي الْحَلَبِيَّ فَكَانَ فِي كِتَابِهِ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ سَلَّامٍ عَنْ أَخِيهِ زَيْدِ بْنِ سَلَّامٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَلَّامٍ قَالَ حَدَّثَنِي النُّعْمَانُ بْنُ بَشِيرٍ قَالَ كُنْتُ إِلَى جَانِبِ مِنْبَرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَجُلٌ مَا أُبَالِ أَنْ لَا أَعْمَلَ بَعْدَ الْإِسْلَامِ إِلَّا أَنْ أَسْقِيَ الْحَاجَّ وَقَالَ آخَرُ مَا أُبَالِ أَنْ لَا أَعْمَلَ عَمَلًا بَعْدَ الْإِسْلَامِ إِلَّا أَنْ أَعْمُرَ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ وَقَالَ آخَرُ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَفْضَلُ مِمَّا قُلْتُمْ فَزَجَرَهُمْ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَقَالَ لَا تَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ عِنْدَ مِنْبَرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ وَلَكِنْ إِذَا صَلَّيْتُ الْجُمُعَةَ دَخَلْتُ فَاسْتَفْتَيْتُهُ فِيمَا اخْتَلَفْتُمْ فِيهِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ { أَجَعَلْتُمْ سِقَايَةَ الْحَاجِّ وَعِمَارَةَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ كَمَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ } إِلَى آخِرِ الْآيَةِ كُلِّهَا
Musnad Ahmad 17644: (Abdullah) berkata: aku mendapatkan dalam kitab bapakku dengan tulisan tangannya sendiri: [Ar Rabi' bin Nafi' Abu Taubah] -yakni Al Halabi- menulis kepadaku -Dalam kitab itu tertulis-: Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin Salim] dari saudaranya [Zaid bin Sallam] bahwa ia mendengar [Abu Sallam] berkata: telah menceritakan kepadaku [An Nu'man bin Basyir] ia berkata: "Aku berada di sisi mimbar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian seorang laki-laki berkata: "Bukan masalah bagiku untuk tidak beramal setelah masuk Islam selain memberi minum orang-orang yang melaksanakan ibadah haji." Kemudian orang yang kedua berkata: "Bukan masalah bagiku untuk tidak beramal setelah masuk Islam selain memakmurkan Masjidil Haram." Yang lain lagi berkata: "Jihad di jalan Allah adalah lebih utama daripada apa yang kalian katakan." Maka Umar bin Al Khaththab radliallahu 'anhu lalu menghardik mereka, ia berkata: "Janganlah kalian mengangkat suara di samping mimbar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam -saat itu adalah hari jum'at-, namun jika aku telah melaksanakan shalat jum'at, maka aku akan masuk menemui beliau dan meminta fatwa atas apa yang kalian perselisihkan." Allah lalu menurunkan ayat: '(Apakah (orang-orang) yang memberi minuman orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian…) ' (Qs. At Taubah: 19) hingga akhir ayat."