hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 199

1. Musnad Sepuluh Sahabat yang Dijamin Masuk Surga

مسند احمد

/2 Chapter:

Awal musnad Umar bin Al Khatthab Radliyallahu 'anhu

أول مسند عمر بن الخطاب رضي الله عنه

199
Musnad Ahmed
Albani: Isnaduhu Shahih (204)
مسند أحمد ١٩٩: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا دَاوُدُ يَعْنِي ابْنَ أَبِي الْفُرَاتِ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ الدِّيْلِيِّ قَالَ أَتَيْتُ الْمَدِينَةَ وَقَدْ وَقَعَ بِهَا مَرَضٌ فَهُمْ يَمُوتُونَ مَوْتًا ذَرِيعًا فَجَلَسْتُ إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَمَرَّتْ بِهِ جَنَازَةٌ فَأُثْنِيَ عَلَى صَاحِبِهَا خَيْرٌ فَقَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَجَبَتْ ثُمَّ مُرَّ بِأُخْرَى فَأُثْنِيَ عَلَى صَاحِبِهَا خَيْرٌ فَقَالَ وَجَبَتْ ثُمَّ مُرَّ بِالثَّالِثَةِ فَأُثْنِيَ عَلَى صَاحِبِهَا شَرٌّ فَقَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَجَبَتْ فَقُلْتُ وَمَا وَجَبَتْ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ قَالَ قُلْتُ كَمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّمَا مُسْلِمٍ شَهِدَ لَهُ أَرْبَعَةٌ بِخَيْرٍ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ قَالَ قُلْنَا أَوْ ثَلَاثَةٌ قَالَ أَوْ ثَلَاثَةٌ فَقُلْنَا أَوْ اثْنَانِ قَالَ أَوْ اثْنَانِ ثُمَّ لَمْ نَسْأَلْهُ عَنْ الْوَاحِدِ
Musnad Ahmad 199: Telah menceritakan kepada kami [Abdullah Bin Yazid] Telah menceritakan kepada kami [Daud yaitu Ibnu Abil Furath] Telah menceritakan kepadaku [Abdullah Bin Buraidah] dari [Abul Aswad Ad Daili] dia berkata:

Ketika aku datang ke Madinah, di sana sedang terjadi wabah penyakit, banyak dari mereka meninggal dengan mengenaskan, kemudian aku duduk di sisi Umar, tiba-tiba lewatlah jenazah di hadapannya, dan mayit tersebut dipuji dengan kebaikan, Umar berkata: "Wajib." kemudian lewatlah jenazah yang lain dan mayit tersebut dipuji dengan kebaikan dan dia berkata: "Wajib." kemudian lewat jenazah yang ketiga dan mayit tersebut disebutkan keburukannya, [Umar] berkata: "Wajib." Maka aku bertanya: "Apa artinya wajib wahai Amirul Mukminin?" Dia menjawab: aku berkata sebagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Bahwasannya seorang muslim apabila disaksikan oleh empat orang dengan kebaikan, maka Allah akan memasukkannya ke dalam Surga." Kami bertanya: "Bagaimana jika tiga?" Beliau menjawab: "Atau tiga?" Kami bertanya lagi: "Bagaimana jika dua?" Beliau menjawab: "Atau dua." Kemudian kami tidak menanyakan jika satu.