hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 2142

4. Dari Musnad Bani Hasyim

مسند احمد

/24 Chapter:

Awal Musnad Abdullah bin Al 'Abbas

بداية مسند عبد الله بن العباس

2142
Musnad Ahmed
Albani: Hadits Hasan
مسند أحمد ٢١٤٢: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِى مُحَمَّدُ بْنُ الْوَلِيدِ بْنِ نُوَيْفِعٍ مَوْلَى آلِ الزُّبَيْرِ عَنْ كُرَيْبٍ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ ضِمَامَ بْنَ ثَعْلَبَةَ أَخَا بَنِي سَعْدِ بْنِ بَكْرٍ لَمَّا أَسْلَمَ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ فَرَائِضِ الْإِسْلَامِ مِنْ الصَّلَاةِ وَغَيْرِهَا فَعَدَّ عَلَيْهِ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسَ لَمْ يَزِدْ عَلَيْهِنَّ ثُمَّ الزَّكَاةَ ثُمَّ صِيَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ حَجَّ الْبَيْتِ ثُمَّ أَعْلَمَهُ مَا حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ فَلَمَّا فَرَغَ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّكَ رَسُولُ اللَّهِ وَسَأَفْعَلُ مَا أَمَرْتَنِي بِهِ لَا أَزِيدُ وَلَا أَنْقُصُ قَالَ ثُمَّ وَلَّى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ يَصْدُقْ ذُو الْعَقِيصَتَيْنِ يَدْخُلْ الْجَنَّةَ
Musnad Ahmad 2142: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] telah mengabarkan kepada kami [Bapakku] dari [Ibnu Ishaq] berkata: telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Al Walid bin Nuwaifi'] mantan budak keluarga Az Zubair, dari [Kuraib] mantan budak Abdullah bin Abbas, dari [Abdullah bin Abbas] bahwa Dlimam bin Tsa'labah saudara bani Sa'd bin Bakar ketika masuk Islam ia bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang kewajiban-kewajiban di dalam Islam dari masalah shalat dan lainnya. Lalu beliau menyebutkan kewajiban shalat yang lima dan tidak menambahinya, kemudian zakat, puasa Ramadlan dan melaksanakan haji ke Baitullah. Beliau kemudian mengajarkan tentang apa yang telah diharamkan Allah. Setelah itu ia mengucapkan: "Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq selain Allah dan aku bersaksi bahwa engkau adalah utusan Allah. Dan sungguh aku akan melaksanakan apa yang engkau perintahkan kepadaku, tidak aku tambahi dan tidak aku kurangi." Kemudian ia berlalu, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika Dzu Al Aqishatain benar, maka ia akan masuk surga."