hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 21539

13. Sisa Musnad Sahabat Anshar

مسند احمد

/1004 Chapter:

Hadits Abu Qatadah Al Anshari Radliyallahu 'anhu

حديث أبي قتادة الأنصاري رضي الله عنه

21539
Musnad Ahmed
Albani: Sanadnya Shahih Sesuai Syarat Syaikhain
مسند أحمد ٢١٥٣٩: حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا قَتَادَةَ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَامَ فِيهِمْ فَذَكَرَ لَهُمْ الْجِهَادَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَالْإِيمَانَ بِاللَّهِ مِنْ أَفْضَلِ الْأَعْمَالِ فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ قُتِلْتُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُكَفِّرُ عَنِّي خَطَايَايَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَمْ إِنْ قُتِلْتَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَأَنْتَ صَابِرٌ مُحْتَسِبٌ مُقْبِلٌ غَيْرُ مُدْبِرٍ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ قُلْتَ قَالَ أَرَأَيْتَ إِنْ قُتِلْتُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُكَفِّرُ عَنِّي خَطَايَايَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَمْ إِنْ قُتِلْتَ وَأَنْتَ صَابِرٌ مُحْتَسِبٌ مُقْبِلٌ غَيْرُ مُدْبِرٍ إِلَّا الدَّيْنَ فَإِنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَام قَالَ لِي ذَلِكَ
Musnad Ahmad 21539: Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [Laits] telah menceritakan kepadaku [Sa'id bin Abu Sa'id] dari ['Abdullah bin Abu Qatadah] bahwa ia mendengar Abu Qatadah bercerita dari Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam bahwa veliau berdiri di anara meeka sambil menyebutkan bahwa jihad di jalan Allah Azza wa Jalla dan iman kepada Allah merupakan amalan yang paling utama, tiba-tiba seorang laki-laki berdiri sambil berkata: “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda bila aku terbunuh di jalan Allah, apakah Dia akan mengampuni kesalahan-kesalahanku? Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadanya: “Ya, jika kamu terbunuh di jalan Allah, sementara dirimu dalam keadaan sabar, penuh harap, maju kehadapan dan tidak lari (mundur).” Lalu Rasulullah Shallallhu ‘alaihi wasallam bersabda lagi: “Apa yang tadi kamu katakan?” laki-laki itu mengulanginya lagi: “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda bila aku terbunuh di jalan Allah, apakah Dia akan mengampuni kesalahan-kesalahanku?” beliau bersabda: “Ya, jika kamu terbunuh di jalan Allah, sementara dirimu dalam keadaan sabar, penuh harap, maju kehadapan dan tidak lari (mundur), kecuali hutang, karena Jibril ‘alaihis salam mengatakan kepadaku seperti itu.”