مسند أحمد ٢٢٧٨٩: حَدَّثَنَا أَبُو قَطَنٍ قَالَ ذَكَرَ رَجُلٌ لِشُعْبَةَ الْحَكَمُ عَنْ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ بِلَالٍ
فَأَمَرَنِي أَنْ أُثَوِّبَ فِي الْفَجْرِ وَنَهَانِي عَنْ الْعِشَاءِ
فَقَالَ شُعْبَةُ وَاللَّهِ مَا ذَكَرَ ابْنَ أَبِي لَيْلَى وَلَا ذَكَرَ إِلَّا إِسْنَادًا ضَعِيفًا قَالَ أَظُنُّ شُعْبَةَ قَالَ كُنْتُ أُرَاهُ رَوَاهُ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ مُسْلِمٍ
Musnad Ahmad 22789: Telah bercerita kepada kami [Abu Qathan] berkata: [Seseorang] meriwayatkan kepada Syu'bah [Al Hakam] dari [Ibnu Abi Laila] dari [Bilal]:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkanku agar aku mengucapkan: ASHSHALAATU KHAIRUM MINAN NAUUM saat adzan untuk shalat shubuh dan melarangku mengucapkannya saat adzan shalat 'isya`.
Syu'bah berkata: Demi Allah, Ibnu Abi Laila tidak menyebutkan dan tidak menyebutkan kecuali hanya menyebut sanad dla'if. Berkata (Abu Qathan): Aku kira Syu'bah berkata: saya pernah melihatnya meriwayatkannya dari 'Imran bin Muslim.