hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 2327

4. Dari Musnad Bani Hasyim

مسند احمد

/24 Chapter:

Awal Musnad Abdullah bin Al 'Abbas

بداية مسند عبد الله بن العباس

2327
Musnad Ahmed
Albani: Rijalnya Tsiqah Para Rijal Syaikhain Selain Kultsum Bin Jabr, Ia Rijal Shahih Muslim. Ahmad Dan Ibnu Ma'in Mentsiqahkannya, Ibnu Hibban Menyebutnya Dalam Ats Tsiqat, An Nasa'i Berkata: "Laisa Bil Qawiy", Al Hafidh Ibnu Katsir Merajihkannya.
مسند أحمد ٢٣٢٧: حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ يَعْنِي ابْنَ حَازِمٍ عَنْ كُلْثُومِ بْنِ جَبْرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَخَذَ اللَّهُ الْمِيثَاقَ مِنْ ظَهْرِ آدَمَ بِنَعْمَانَ يَعْنِي عَرَفَةَ فَأَخْرَجَ مِنْ صُلْبِهِ كُلَّ ذُرِّيَّةٍ ذَرَأَهَا فَنَثَرَهُمْ بَيْنَ يَدَيْهِ كَالذَّرِّ ثُمَّ كَلَّمَهُمْ قِبَلًا قَالَ { أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ قَالُوا بَلَى شَهِدْنَا أَنْ تَقُولُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَذَا غَافِلِينَ أَوْ تَقُولُوا إِنَّمَا أَشْرَكَ آبَاؤُنَا مِنْ قَبْلُ وَكُنَّا ذُرِّيَّةً مِنْ بَعْدِهِمْ أَفَتُهْلِكُنَا بِمَا فَعَلَ الْمُبْطِلُونَ }
Musnad Ahmad 2327: Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Jarir] yakni Ibnu Hazim, dari [Kultsum bin Jabr] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda:

"Allah telah mengambil perjanjian (kesaksian) dari punggung Adam di Na'man, yakni Arafah. Lalu Dia mengeluarkan keturunannya dari tulang rusuknya, lalu menebarkan mereka di hadapanNya seperti benih. Kemudian Dia berkata kepada mereka secara langsung, (seraya berfirman): {'Bukankah Aku Ini Tuhanmu?' mereka menjawab: 'Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.' (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: 'Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap Ini (keesaan Tuhan), atau agar kamu tidak mengatakan: 'Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu?}. (Al 'A'raf: 173)"