hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 23315

13. Sisa Musnad Sahabat Anshar

مسند احمد

/1111 Chapter:

Hadits Sayyidah 'Aisyah Radliyallahu 'anha

حديث السيدة عائشة رضي الله عنها

23315
Musnad Ahmed
Albani: Sanadnya Dha'if Karena Terputus
مسند أحمد ٢٣٣١٥: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ زَيْدٍ عَنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ نَبِيٍّ إِلَّا تُقْبَضُ نَفْسُهُ ثُمَّ يَرَى الثَّوَابَ ثُمَّ تُرَدُّ إِلَيْهِ فَيُخَيَّرُ بَيْنَ أَنْ تُرَدَّ إِلَيْهِ إِلَى أَنْ يَلْحَقَ فَكُنْتُ قَدْ حَفِظْتُ ذَلِكَ مِنْهُ فَإِنِّي لَمُسْنِدَتُهُ إِلَى صَدْرِي فَنَظَرْتُ إِلَيْهِ حَتَّى مَالَتْ عُنُقُهُ فَقُلْتُ قَدْ قَضَى قَالَتْ فَعَرَفْتُ الَّذِي قَالَ فَنَظَرْتُ إِلَيْهِ حَتَّى ارْتَفَعَ فَنَظَرَ قَالَتْ قُلْتُ إِذَنْ وَاللَّهِ لَا يَخْتَارُنَا فَقَالَ مَعَ الرَّفِيقِ الْأَعْلَى فِي الْجَنَّةِ { مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنْ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ } إِلَى آخِرِ الْآيَةِ
Musnad Ahmad 23315: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Az-Zubair] telah menceritakan kepada kami [Katsir bin Zaid], dari [Al-Muthallib bin Abdullah] berkata: [Aisyah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Tidak ada seorang nabi pun kecuali dirinya akan dicabut (nyawanya) kemudian dia akan melihat berbagai pahala hingga dikembalikan kepada-Nya. Kemudian dia diberi pilihan antara nyawanya dikembalikan atau hingga ia dipertemukan kekasih yang tertinggi (Allah)." Aku (Aisyah) Telah menghafal hal itu dari beliau dan sungguh aku telah menghafalnya dihatiku. Lalu aku melihat beliau hingga punggungnya condong (merunduk). Aku Aisyah berkata: "Dia telah mati." (Aisyah) Berkata: "Saya mengetahui apa yang dia katakan, lalu saya terus menatapnya hingga ia mengangkat pandangannya. Saya (Aisyah) Berkata: "Kalau begitu, demi Allah, Beliau tidak memilih kita." Selanjutnya (Rasulullah) bersabda: "aku memilih bersama kekasih yang tertinggi dalam surga, 'Bersama orang-orang yang telah Allah beri nikmat, baik dari para nabi atau orang-orang yang jujur (sampai ayat yang terakhir)."