مسند أحمد ٢٤٠٠٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ فُلَيْتٍ حَدَّثَتْنِي جَسْرَةُ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ
مَا رَأَيْتُ صَانِعَةَ طَعَامٍ مِثْلَ صَفِيَّةَ أَهْدَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَاءً فِيهِ طَعَامٌ فَمَا مَلَكْتُ نَفْسِي أَنْ كَسَرْتُهُ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا كَفَّارَتُهُ فَقَالَ إِنَاءٌ كَإِنَاءٍ وَطَعَامٌ كَطَعَامٍ
Musnad Ahmad 24000: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Sufyan] dari [Fulait] telah menceritakan kepadaku [Jasrah] dari [Aisyah] berkata: "Saya tidak pernah melihat isteri nabi yang pandai membuat kue-kue seperti Shofiyyah, ia memberi hadiah kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sebuah bejana yang berisi makanan, maka saya tidak bisa menguasai diriku hingga saya memecahkannya." Selanjutnya saya bertanya kepada Rasulullah: "Wahai Rasulullah, apa kafaratnya (dendanya)?" Rasulullah menjawab: "Bejana diganti dengan bejana yang sama dan makanan diganti dengan makanan yang sama."