مسند أحمد ٢٤١٧٥: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّ امْرَأَةً جَاءَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي زَوْجًا وَلِي ضَرَّةً وَإِنِّي أَتَشَبَّعُ مِنْ زَوْجِي أَقُولُ أَعْطَانِي كَذَا وَكَسَانِي كَذَا وَهُوَ كَذِبٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُتَشَبِّعُ بِمَا لَمْ يُعْطَ كَلَابِسِ ثَوْبَيْ زُورٍ
Musnad Ahmad 24175: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrozzaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Hisyam bin Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah] bahwa ada seorang wanita yang datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan berkata: wahai Rasulullah! saya memiliki seorang suami dan saya juga mempunyai teman yang juga isteri suamiku (madu), kukatakan kepada dia bahwa suamiku telah memberiku begini dan membelikan pakaian untukku seperti ini, padahal yang demikian itu hanya bohong (yakni mengungkapkan suatu hal yang tak ada faktanya). Kontan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Orang yang menampak-nampakkan kepuasan dirinya padahal tidak ada faktanya, adalah bagaikan orang yang memakai pakaian palsu."