مسند أحمد ٢٤٢٩١: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ مَالِكٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ رَجُلٍ عَنْ عَائِشَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ امْرِئٍ يَكُونُ لَهُ صَلَاةٌ مِنْ اللَّيْلِ يَغْلِبُهُ عَلَيْهَا نَوْمٌ إِلَّا كَانَ نَوْمُهُ عَلَيْهِ صَدَقَةً وَكُتِبَ لَهُ أَجْرُ صَلَاتِهِ
Musnad Ahmad 24291: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Malik] dari [Muhammad bin Al Munkadir] dari [Sa'ad bin Jubair] dari [seorang laki-laki] dari [Aisyah] dari Nabi shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seseorang yang terbiasa melakukan shalat malam lalu ia terlelap ketiduran kecuali tidurnya adalah sedekah baginya dan dicatat baginya pahala shalatnya."