hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 244

1. Musnad Sepuluh Sahabat yang Dijamin Masuk Surga

مسند احمد

/2 Chapter:

Awal musnad Umar bin Al Khatthab Radliyallahu 'anhu

أول مسند عمر بن الخطاب رضي الله عنه

244
Musnad Ahmed
Albani: Shahih Dengan Beberapa Jalurnya (252)
مسند أحمد ٢٤٤: حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا عَامِرٌ و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ عَنْ رَجُلٍ عَنِ الشَّعْبِيِّ قَالَ مَرَّ عُمَرُ بِطَلْحَةَ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ قَالَ مَرَّ عُمَرُ بِطَلْحَةَ فَرَآهُ مُهْتَمًّا قَالَ لَعَلَّكَ سَاءَكَ إِمَارَةُ ابْنِ عَمِّكَ قَالَ يَعْنِي أَبَا بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ لَا وَلَكِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَا يَقُولُهَا الرَّجُلُ عِنْدَ مَوْتِهِ إِلَّا كَانَتْ نُورًا فِي صَحِيفَتِهِ أَوْ وَجَدَ لَهَا رَوْحًا عِنْدَ الْمَوْتِ قَالَ عُمَرُ أَنَا أُخْبِرُكَ بِهَا هِيَ الْكَلِمَةُ الَّتِي أَرَادَ بِهَا عَمَّهُ شَهَادَةُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ فَكَأَنَّمَا كُشِفَ عَنِّي غِطَاءٌ قَالَ صَدَقْتَ لَوْ عَلِمَ كَلِمَةً هِيَ أَفْضَلُ مِنْهَا لَأَمَرَهُ بِهَا
Musnad Ahmad 244: Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Isma'il] Telah menceritakan kepada kami ['Amir] dan Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Bin 'Ubaid] Telah menceritakan kepada kami [Isma'il Bin Abu Khalid] dari [seorang lelaki] dari [Asy Sya'bi] dia berkata: Umar melewati Thalhah. Kemudian Sya'bi menyebutkan makna hadits ini, Sya'bi berkata:

Umar melewati Thalhah kemudian dia melihatnya dengan penuh perhatian, maka [Umar] berkata: "Bisa jadi kepemimpinan anak pamanmu telah berbuat aniaya kepadamu?" -Dia berkata: Maksudnya Abu Bakar- Lalu dia [(Thalhah)] menjawab: "Tidak, akan tetapi aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Sesungguhnya aku mengetahui suatu kalimat, yang tidaklah seseorang mengucapkannya menjelang wafatnya, kecuali akan ada baginya cahaya dalam lembarannya, atau akan mendapatkan kemudahan menjelang wafat.'" Umar berkata: "Aku akan memberitahukan kalimat itu kepadamu, yaitu kalimat yang beliau kehendaki pada pamannya, persaksian bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah." Thalhah berkata: "Seakan akan sebuah penutup disingkap dariku." Umar berkata: "Kamu benar, seandainya beliau mengetahui sebuah kalimat yang lebih baik darinya, niscaya beliau akan memerintahkan (mengucapkan) kalimat itu."