مسند أحمد ٢٤٦٤٣: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ أَخْبَرَنَا أَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍ
أَنَّ امْرَأَةً دَخَلَتْ عَلَى عَائِشَةَ فَإِذَا رُمْحٌ مَنْصُوبٌ فَقَالَتْ مَا هَذَا الرُّمْحُ فَقَالَتْ نَقْتُلُ بِهِ الْأَوْزَاغَ ثُمَّ حَدَّثَتْ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ إِبْرَاهِيمَ لَمَّا أُلْقِيَ فِي النَّارِ جَعَلَتْ الدَّوَابُّ كُلُّهَا تُطْفِئُ عَنْهُ إِلَّا الْوَزَغَ فَإِنَّهُ جَعَلَ يَنْفُخُهَا عَلَيْهِ
Musnad Ahmad 24643: Telah menceritakan kepada kami [Ismail] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Ayyub] dari [Nafi'] bahwa ada seorang wanita yang menemui [Aisyah] sementara di rumahnya terdapat anak panah yang tergeletak. Wanita tersebut bertanya: "Untuk apa panah ini?" ia menjawab: "Membunuh cecak." Kemudian ia menceritakan dari Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam, ketika Ibrahim dilempar ke dalam api, seluruh binatang melata berusaha memadamkannya kecuali cecak, ia justru meniupnya."