hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 2551

4. Dari Musnad Bani Hasyim

مسند احمد

/24 Chapter:

Awal Musnad Abdullah bin Al 'Abbas

بداية مسند عبد الله بن العباس

2551
Musnad Ahmed
Albani: Hadits Shahih،
مسند أحمد ٢٥٥١: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا سَالِمُ بْنُ أَبِي الْجَعْدِ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ فَقَالَ يَا ابْنَ عَبَّاسٍ أَرَأَيْتَ رَجُلًا قَتَلَ مُؤْمِنًا قَالَ فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ { جَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا } إِلَى آخِرِ الْآيَةِ قَالَ فَقَالَ يَا ابْنَ عَبَّاسٍ أَرَأَيْتَ إِنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا قَالَ ثَكِلَتْهُ أُمُّهُ وَأَنَّى لَهُ التَّوْبَةُ وَقَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْمَقْتُولَ يَجِيءُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مُتَعَلِّقًا رَأْسَهُ بِيَمِينِهِ أَوْ قَالَ بِشِمَالِهِ آخِذًا صَاحِبَهُ بِيَدِهِ الْأُخْرَى تَشْخَبُ أَوْدَاجُهُ دَمًا فِي قُبُلِ عَرْشِ الرَّحْمَنِ فَيَقُولُ رَبِّ سَلْ هَذَا فِيمَ قَتَلَنِي
Musnad Ahmad 2551: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahid] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abdullah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Salim bin Abu Al Ja'd], ia berkata: seorang laki-laki datang kepada [Ibnu Abbas] lalu berkata: "Wahai Ibnu Abbas, Bagaimana pendapatmu seorang yang membunuh seorang mukmin." Ia berkata: "Bagaimana pendapatmu tentang seorang yang membunuh orang lain dengan sengaja." Dia berkata: " (Balasannya adalah Neraka Jahannam, kekal di dalamnya), (hingga akhir ayat)." Dia berkata: Orang itu bertanya: "Wahai Ibnu Abbas, Bagaimana pendapatmu jika ia bertaubat dan beriman serta beramal shalih?" Ibnu Abbas berkata: "Semoga ibumu kehilanganmu, Bagaimana mungkin orang itu akan bertaubat, sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda: "Sesungguhnya orang yang dibunuh itu akan datang pada hari kiamat dengan membawa kepalanya di tangan kanannya." Atau beliau bersabda: "Atau tangan kirinya, sementara tangan yang lainnya membawa pelakunya (pembunuhnya), sedang urat di sekitar lehernya terus meneteskan darah. Di depan 'Arsy, dia berkata: 'Ya Rabb, tanyakan kepada hambaMu ini mengapa dia membunuhku? '"