hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 5739

5. Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

مسند احمد

/26 Chapter:

Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khaththab Radliyallahu ta'ala 'anhuma

مسند عبد الله بن عمر بن الخطاب رضي الله تعالى عنهما

5739
Musnad Ahmed
Albani: Sanadnya Shahih Sesuai Syarat Syaikhain
مسند أحمد ٥٧٣٩: حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ يَعْنِي شَيْبَانَ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى ابْنِ عُمَرَ فَقَالَ يَا ابْنَ عُمَرَ إِنِّي سَائِلُكَ عَنْ شَيْءٍ تُحَدِّثُنِي بِهِ قَالَ نَعَمْ فَذَكَرَ عُثْمَانَ فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ أَمَّا تَغَيُّبُهُ عَنْ بَدْرٍ فَإِنَّهُ كَانَتْ تَحْتَهُ ابْنَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَتْ مَرِيضَةً فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لَكَ أَجْرَ رَجُلٍ شَهِدَ بَدْرًا وَسَهْمَهُ وَأَمَّا تَغَيُّبُهُ عَنْ بَيْعَةِ الرِّضْوَانِ فَإِنَّهُ لَوْ كَانَ أَحَدٌ أَعَزَّ بِبَطْنِ مَكَّةَ مِنْ عُثْمَانَ لَبَعَثَهُ فَبَعَثَ عُثْمَانَ وَكَانَتْ بَيْعَةُ الرِّضْوَانِ بَعْدَ مَا ذَهَبَ عُثْمَانُ إِلَى مَكَّةَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ الْيُمْنَى هَذِهِ يَدُ عُثْمَانَ فَضَرَبَ بِيَدِهِ الْأُخْرَى عَلَيْهَا فَقَالَ هَذِهِ لِعُثْمَانَ فَقَالَ لَهُ ابْنُ عُمَرَ اذْهَبْ بِهَذِهِ الْآنَ مَعَكَ
Musnad Ahmad 5739: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah yakni Syaiban] dari [Usman bin Abdillah] dia berkata: seorang lelaki mendatangi Ibnu Umar, dan berkata: "Wahai Ibnu Umar saya ingin bertanya anda mengenai suatu hal, dengan harapan anda mau menceritakanya kepadaku." Ibnu Umar menjawab, "Baik." Laki-laki itu pun menuturkan kekurangan-kekurangan Usman. Ibnu Umar menjawab: "Berkenaan dengan ketidakikutsertaannya dalam perang Badar, karena isterinya yang juga puteri Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, saat itu sedang sakit, hingga Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda kepadanya, ' kamu akan mendapatkan pahala seperti orang yang ikut perang Badar, dan juga mendapat bagian ghanimah.' Adapun ketidakhadirannya dalam bai'atur ridlwan, kalaulah ada orang yang lebih mulia daripada Usman di dataran Mekkah ini, beliau pasti akan mengutusnya. Beliau mengutus Usman, dan Bai'atur ridlwan terjadi setelah Usman pergi ke Makkah. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam berkata dengan menunjukkan tangan kanannya: 'Inilah tangan Usman.' Lalu beliau menghentakkan tangan kirinya ketangan kanannya seraya berkata: 'Ini adalah untuk Usman." Kontan Ibnu Umar berkata kepada beliau, 'Pulanglah baginda dengan oleh-oleh ini.'"