hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 6473

5. Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

مسند احمد

/27 Chapter:

Musnad Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash Radliyallahu ta'ala 'anhuma

مسند عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله تعالى عنهما

6473
Musnad Ahmed
Albani: Sanadnya Shahih Sesuai Syarat Syaikhain
مسند أحمد ٦٤٧٣: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّهُ تَزَوَّجَ امْرَأَةً مِنْ قُرَيْشٍ فَكَانَ لَا يَأْتِيهَا كَانَ يَشْغَلُهُ الصَّوْمُ وَالصَّلَاةُ فَذُكِرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ صُمْ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ قَالَ إِنِّي أُطِيقُ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ فَمَا زَالَ بِهِ حَتَّى قَالَ لَهُ صُمْ يَوْمًا وَأَفْطِرْ يَوْمًا وَقَالَ لَهُ اقْرَإِ الْقُرْآنَ فِي كُلِّ شَهْرٍ قَالَ إِنِّي أُطِيقُ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ قَالَ اقْرَأْهُ فِي كُلِّ خَمْسَ عَشْرَةَ قَالَ إِنِّي أُطِيقُ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ قَالَ اقْرَأْهُ فِي كُلِّ سَبْعٍ حَتَّى قَالَ اقْرَأْ فِي كُلِّ ثَلَاثٍ وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِكُلِّ عَمَلٍ شِرَّةً وَلِكُلِّ شِرَّةٍ فَتْرَةٌ فَمَنْ كَانَتْ شِرَّتُهُ إِلَى سُنَّتِي فَقَدْ أَفْلَحَ وَمَنْ كَانَتْ فَتْرَتُهُ إِلَى غَيْرِ ذَلِكَ فَقَدْ هَلَكَ
Musnad Ahmad 6473: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Hushain] dari [Mujahid] dari [Abdullah bin 'Amru], bahwa ia menikah dengan wanita Quraisy, tetapi dia tidak pernah mendatanginya (tidur), dia telah disibukkan oleh puasanya. Maka diceritakanlah hal itu kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam, dan beliaupun bersabda: "Puasalah tiga hari dalam satu bulannya." Dia berkata: "Sesungguhnya aku mampu lebih dari itu." Dan dia selalu berkata begitu, sehingga Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam berkata kepadanya: "Berpuasalah sehari dan berbukalah sehari." Beliau juga bersabda kepadanya: "Bacalah (katamkan) Al Qur`an dalam sebulan." Dia berkata: "Sesungguhnya aku mampu lebih dari itu." Beliau bersabda: "Bacalah Al Qur`an dalam lima belas hari." Dia berkata: "Aku mampu lebih dari itu." Beliau berkata: "Bacalah ia dalam tujuh hari." Sehingga Nabi bersabda pula: "Bacalah ia dalam tiga hari." Beliau juga bersabda: "Sesungguhnya setiap amalan itu ada waktu semangatnya, dan setiap masa semangat ada masa jenuhnya, maka barangsiapa semangatnya cenderung kepada sunahku dia beruntung, dan barangsiapa masa jenuhnya cenderung kepada selain itu maka ia celaka."