hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 6860

6. Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

مسند احمد

/29 Chapter:

Musnad Abu Hurairah Radliyallahu 'anhu

مسند أبي هريرة رضي الله عنه

6860
Musnad Ahmed
Albani: Sanadnya Shahih Sesuai Syarat Syaikhain
مسند أحمد ٦٨٦٠: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ عُمَارَةَ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْتَدَبَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِمَنْ خَرَجَ فِي سَبِيلِهِ لَا يَخْرُجُ إِلَّا جِهَادًا فِي سَبِيلِي وَإِيمَانًا بِي وَتَصْدِيقًا بِرَسُولِي فَهُوَ عَلَيَّ ضَامِنٌ أَنْ أُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ أَوْ أُرْجِعَهُ إِلَى مَسْكَنِهِ الَّذِي خَرَجَ مِنْهُ نَائِلًا مَا نَالَ مِنْ أَجْرٍ أَوْ غَنِيمَةٍ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ مَا مِنْ كَلْمٍ يُكْلَمُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ كُلِمَ لَوْنُهُ لَوْنُ دَمٍ وَرِيحُهُ رِيحُ مِسْكٍ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى الْمُسْلِمِينَ مَا قَعَدْتُ خِلَافَ سَرِيَّةٍ تَغْزُو فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَبَدًا وَلَكِنِّي لَا أَجِدُ سَعَةً فَيَتْبَعُونِي وَلَا تَطِيبُ أَنْفُسُهُمْ فَيَتَخَلَّفُونَ بَعْدِي وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَوَدِدْتُ أَنْ أَغْزُوَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَأُقْتَلَ ثُمَّ أَغْزُوَ فَأُقْتَلَ ثُمَّ أَغْزُوَ فَأُقْتَلَ
Musnad Ahmad 6860: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudlail] dari [Umaroh] dari [Abu Zur'ah] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Allah 'azza wajalla menjamin bagi orang yang keluar di jalan-Nya, 'yang mana ia tidak keluar kecuali hanya untuk berjihad di jalan-Ku, dan karena beriman kepada-Ku serta percaya kepada utusan-Ku, maka Aku menjaminnya untuk Aku masukkan ke dalam surga atau Aku mengembalikannya ke rumahnya dengan membawa pahala atau ghonimah.' Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, tidaklah seseorang terluka di jalan Allah kecuali ia akan datang di hari kiamat sedang lukanya masih sama seperti semula (ketika pertama kali terluka), warnanya merah darah dan baunya seharum misik. Dan demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, kalaulah bukan karena aku tidak ingin sebagian kaum muslimin merasa susah, aku tidak akan pernah tertinggal dari satu peperangan di jalan Allah untuk selamanya, akan tetapi aku tidak mendapati kelapangan untuk bisa membuat mereka ikut serta denganku, dan untuk tidak ikut berperang denganku hati mereka juga tidak rela. Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, sungguh aku sangat ingin berperang di jalan Allah kemudian aku terbunuh, kemudian aku berperang lagi hingga terbunuh lagi, kemudian aku berperang lagi hingga terbunuh lagi."