hadith book logo

Musnad Ahmed: Hadith 763

1. Musnad Sepuluh Sahabat yang Dijamin Masuk Surga

مسند احمد

/4 Chapter:

Musnad Ali bin Abu Thalib Radliyallahu 'anhu

ومن مسند علي بن أبي طالب رضي الله عنه

763
Musnad Ahmed
Albani: Isnaduhu Dha'if (802)
مسند أحمد ٧٦٣: حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ رَاشِدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ فَضَالَةَ بْنِ أَبِي فَضَالَةَ الْأَنْصَارِيِّ وَكَانَ أَبُو فَضَالَةَ مِنْ أَهْلِ بَدْرٍ قَالَ خَرَجْتُ مَعَ أَبِي عَائِدًا لِعَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ مِنْ مَرَضٍ أَصَابَهُ ثَقُلَ مِنْهُ قَالَ فَقَالَ لَهُ أَبِي مَا يُقِيمُكَ فِي مَنْزِلِكَ هَذَا لَوْ أَصَابَكَ أَجَلُكَ لَمْ يَلِكَ إِلَّا أَعْرَابُ جُهَيْنَةَ تُحْمَلُ إِلَى الْمَدِينَةِ فَإِنْ أَصَابَكَ أَجَلُكَ وَلِيَكَ أَصْحَابُكَ وَصَلَّوْا عَلَيْكَ فَقَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَهِدَ إِلَيَّ أَنْ لَا أَمُوتَ حَتَّى أُؤَمَّرَ ثُمَّ تُخْضَبَ هَذِهِ يَعْنِي لِحْيَتَهُ مِنْ دَمِ هَذِهِ يَعْنِي هَامَتَهُ فَقُتِلَ وَقُتِلَ أَبُو فَضَالَةَ مَعَ عَلِيٍّ يَوْمَ صِفِّينَ
Musnad Ahmad 763: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim Bin Al Qasim] Telah menceritakan kepada kami [Muhammad yaitu Ibnu Rasyid] dari [Abdullah Bin Muhammad Bin 'Aqil] dari [Fadlalah Bin Abu Fadlalah Al Anshari], Abu Fadlalah termasuk Ahli Badar, dia berkata:

Aku keluar bersama bapakku menjenguk Ali Bin Abu Thalib yang sedang menderita sakit keras. Fadlalah berkata: Maka bapakaku berkata kepadanya: "Apa yang menetapkanmu di rumahmu ini, jika ajalmu tiba maka tidak ada yang menggantikanmu kecuali orang Arab dari Juhainah yang dibawa ke Madinah, dan jika ajalmu tiba, maka kamu akan digantikan oleh para sahabatmu serta mereka menshalatimu." Maka [Ali] menjawab: "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah menjanjikan kepadaku bahwa aku tidak akan meninggal sampai aku diangkat menjadi pemimpin, kemudian ini -yaitu jenggotnya- di warnai dengan darah ini -yaitu kepalanya- kemudian dia terbunuh." Dan Abu Fadlalah terbunuh pada saat perang Shiffin dalam barisan Ali.