hadith book logo

Muwatta Malik: Hadith 1321

28. Hukuman Pelanggaran

موطأ مالك

/532 Chapter:

Hal-hal yang tidak terkena hukuman potong tangan

ما لا قطع فيه

1321
Muwatta Malik
موطأ مالك ١٣٢١: حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْحَضْرَمِيِّ جَاءَ بِغُلَامٍ لَهُ إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَقَالَ لَهُ اقْطَعْ يَدَ غُلَامِي هَذَا فَإِنَّهُ سَرَقَ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ مَاذَا سَرَقَ فَقَالَ سَرَقَ مِرْآةً لِامْرَأَتِي ثَمَنُهَا سِتُّونَ دِرْهَمًا فَقَالَ عُمَرُ أَرْسِلْهُ فَلَيْسَ عَلَيْهِ قَطْعٌ خَادِمُكُمْ سَرَقَ مَتَاعَكُمْ
Muwatha' Malik 1321: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari [Ibnu Syihab] dari [As Sa`ib bin Yazid] bahwa Abdullah bin Amru bin Al Hadlrami datang dengan pembantunya kepada Umar bin Khattab, seraya berkata: "Potonglah tangan pembantuku ini, dia telah mencuri! " Umar bertanya: "Apa yang dia curi?" dia menjawab: "Dia mencuri cermin isteriku yang harganya enam puluh dirham." [Umar] berkata: "Bebaskan dia, karena tidak ada potong tangan untuk pembantumu yang mencuri hartamu."