hadith book logo

Muwatta Malik: Hadith 144

3. Adzan

موطأ مالك

/52 Chapter:

Adzan ketika safar dan dengan tanpa wudlu'

النداء في السفر وعلى غير وضوء

144
Muwatta Malik
موطأ مالك ١٤٤: و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ كَانَ لَا يَزِيدُ عَلَى الْإِقَامَةِ فِي السَّفَرِ إِلَّا فِي الصُّبْحِ فَإِنَّهُ كَانَ يُنَادِي فِيهَا وَيُقِيمُ وَكَانَ يَقُولُ إِنَّمَا الْأَذَانُ لِلْإِمَامِ الَّذِي يَجْتَمِعُ النَّاسُ إِلَيْهِ
Muwatha' Malik 144: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari [Nafi'], bahwa [Abdullah bin Umar] ketika dalam perjalanan hanya mengumandangkan iqamat saja kecuali dalam shalat subuh. Dia mengumandangkan adzan dan iqamat dalam shalat tersebut. Dia berkata: "Hanyasanya adzan itu untuk imam (di masjid) yang diselenggarakan shalat berjama'ah."