17
Muwatta Malikموطأ مالك ١٧: و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ دَاوُدَ بْنِ الْحُصَيْنِ قَالَ أَخْبَرَنِي مُخْبِرٌ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ كَانَ يَقُولُ
دُلُوكُ الشَّمْسِ إِذَا فَاءَ الْفَيْءُ وَغَسَقُ اللَّيْلِ اجْتِمَاعُ اللَّيْلِ وَظُلْمَتُهُ
Muwatha' Malik 17: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari [Daud bin Al Hushain] berkata telah mengabarkan kepadaku [seseorang], bahwa [Abdullah bin 'Abbas] berkata:
"Maksud dari 'dulukus syamsi (pergeseran matahari)' adalah apabila bayang-bayang telah muncul. 'Ghasaqul lail (gelapnya malam)' adalah malam yang telah sunyi senyap dan gelap."
"Maksud dari 'dulukus syamsi (pergeseran matahari)' adalah apabila bayang-bayang telah muncul. 'Ghasaqul lail (gelapnya malam)' adalah malam yang telah sunyi senyap dan gelap."