hadith book logo

An Nasai: Hadith 1769

20. Qiyamul Lail dan Sholat Sunnah Siang Hari

سنن النسائي

/999 Chapter:

Orang yang ketiduran dari hizib (bacaan alquran), kapan melunasi?

متى يقضي من نام عن حزبه من الليل

1769
An Nasai
Albani: Shahih Mauquf, Namun ia dihukumi marfu'
سنن النسائي ١٧٦٩: أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكٍ عَنْ دَاوُدَ بْنِ الْحُصَيْنِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدٍ الْقَارِيِّ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ قَالَ مَنْ فَاتَهُ حِزْبُهُ مِنْ اللَّيْلِ فَقَرَأَهُ حِينَ تَزُولُ الشَّمْسُ إِلَى صَلَاةِ الظُّهْرِ فَإِنَّهُ لَمْ يَفُتْهُ أَوْ كَأَنَّهُ أَدْرَكَهُ رَوَاهُ حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ مَوْقُوفًا
Sunan Nasa'i 1769: Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dari [Malik] dari [Dawud bin Al Hushain] dari [Al A'raj] dari ['Abdurrahman bin 'Abdul Qari] bahwasanya ['Umar bin Al Khaththab] berkata: dia berkata:

"Barangsiapa kehilangan kesempatan pada malam hari, lalu ia mengqadlanya ketika matahari tergelincir sampai shalat Dhuhur, maka ia tidak kehilangannya atau seolah-olah ia mendapatkannya."

Abdurrahman bin Auf telah meriwayatkannya secara mauquf.