سنن النسائي ٢١٤١: أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا التَّيْمِيُّ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ بِلَالًا يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ لِيُنَبِّهَ نَائِمَكُمْ وَيُرْجِعَ قَائِمَكُمْ وَلَيْسَ الْفَجْرُ أَنْ يَقُولَ هَكَذَا وَأَشَارَ بِكَفِّهِ وَلَكِنْ الْفَجْرُ أَنْ يَقُولَ هَكَذَا وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَتَيْنِ
Sunan Nasa'i 2141: Telah mengabarkan kepada kami ['Amru bin 'Ali] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [At Taimi] dari [Abu 'Utsman] dari [Ibnu Mas'ud] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya Bilal adzan di waktu malam untuk membangunkan orang yang tidur di antara kalian, dan mengembalikan orang yang sedang shalat di antara kalian -agar beristirahat dan mempersiapkan segala sesuatu sebelum masuknya waktu fajar-. Saat fajar bukanlah mengatakan begini -beliau mengisyaratkan dengan telapak tangannya, sebab kemunculan fajar tidak seperti itu- tetapi waktu fajar ialah dengan mengatakan begini -beliau mengisyaratkan dengan dua jari telunjuk-."