hadith book logo

An Nasai: Hadith 3982

37. Kesucian Darah

سنن النسائي

/1854 Chapter:

Budak melarikan diri ke negara syirik dan perbedaan lafadz pengutip

العبد يأبق إلى أرض الشرك وذكر اختلاف ألفاظ الناقلين

3982
An Nasai
Albani: Syadz
سنن النسائي ٣٩٨٢: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ عَنْ جَرِيرٍ عَنْ مُغِيرَةَ عَنْ الشَّعْبِيِّ قَالَ كَانَ جَرِيرٌ يُحَدِّثُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَبَقَ الْعَبْدُ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ وَإِنْ مَاتَ مَاتَ كَافِرًا وَأَبَقَ غُلَامٌ لِجَرِيرٍ فَأَخَذَهُ فَضَرَبَ عُنُقَهُ
Sunan Nasa'i 3982: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Qudamah] dari [Jarir] dari [Mughirah] dari [Asy Sya'bi], ia berkata: [Jarir] pernah menceritakan dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:

"Jika seorang budak kabur maka tidak akan diterima sholatnya, apabila ia mati maka ia mati dalam keadaan kafir."

Budak kecil Jarir kabur kemudian ia menangkapnya lalu memenggal lehernya.