hadith book logo

An Nasai: Hadith 48

1. Thoharoh

سنن النسائي

/42 Chapter:

Larangan istinjak dengan tangan kanan

النهي عن الاستنجاء باليمين

48
An Nasai
Albani: Shahih
سنن النسائي ٤٨: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ يِحْيَى بْنِ أَبِى كَثِيرٍ عَنْ ابْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يَتَنَفَّسَ فِي الْإِنَاءِ وَأَنْ يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ وَأَنْ يَسْتَطِيبَ بِيَمِينِهِ
Sunan Nasa'i 48: Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Muhammad bin Abdurrahman] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Ayyub] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Ibnu Abu Qatadah] dari [Ayahnya], bahwa:

"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang (seseorang) bernafas ditempat air minum, menyentuh kemaluan dengan tangan kanannya, dan bersuci dengan tangan kanannya."