hadith book logo

An Nasai: Hadith 87

1. Thoharoh

سنن النسائي

/72 Chapter:

Perintah untuk menyemprotkan air dari lubang hidung

الأمر بالاستنثار

87
An Nasai
Albani: Shahih
سنن النسائي ٨٧: أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَوَضَّأَ فَلْيَسْتَنْثِرْ وَمَنْ اسْتَجْمَرَ فَلْيُوتِرْ
Sunan Nasa'i 87: Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dan telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Manshur] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari [Abu Idris Al Khaulani] dari [Abu Hurairah], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa berwudlu, hendaklah ia menghirup ke dalam hidung dan mengeluarkannya. Barangsiapa bersuci dengan batu, hendaklah melakukannya dengan jumlah ganjil.