hadith book logo

Musnad Syafi'i: Hadith 145

2. Bagian Pembahasan tentang Menghadap Kiblat Saat Shalat

مسند الشافعي

145
Musnad Syafi'i
مسند الشافعي ١٤٥: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَجِيدِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ خُثَيْمٍ، أَنَّ أَبَا بَكْرِ بْنَ حَفْصِ بْنِ عُمَرَ أَخْبَرَهُ، أَنَّ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: صَلَّى مُعَاوِيَةُ بِالْمَدِينَةِ صَلَاةً فَجَهَرَ فِيهَا بِالْقِرَاءَةِ، فَقَرَأَ: {بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} [الْفَاتِحَة: 1] لِأُمِّ [ص:37] الْقُرْآنِ، وَلَمْ يَقْرَأْ بِهَا لِلسُّورَةِ الَّتِي بَعْدَهَا، حَتَّى قَضَى تِلْكَ الْقِرَاءَةَ، وَلَمْ يُكَبِّرْ حِينَ يَهْوِي حَتَّى قَضَى تِلْكَ الصَّلَاةَ. فَلَمَّا سَلَّمَ نَادَاهُ مَنْ سَمِعَ ذَلِكَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ مِنْ كُلِّ مَكَانٍ: يَا مُعَاوِيَةُ، أَسَرَقْتَ الصَّلَاةَ أَمْ نَسِيتَ؟ فَلَمَّا صَلَّى بَعْدَ ذَلِكَ قَرَأَ: {بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} [الْفَاتِحَة: 1] لِلسُّورَةِ الَّتِي بَعْدَ أُمِّ الْقُرْآنِ وَكَبَّرَ حِينَ يَهْوِي سَاجِدًا
Musnad Syafi'i 145: Abdul Majid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, Abdullah bin Utsman bin Khutsaim mengabarkan kepadaku bahwa Abu Bakar bin Hafsah bin Umar mengabarkan kepadanya bahwa Abu Bakar bin Hafshah bin Umar mengabarkannya, bahwa Anas bin Malik pernah mengatakan: Muawiyah pernah melakukan shalat di Madinah, lalu ia mengeraskan bacaannya dalam shalat itu. Ia membaca: Bismillahirrahmaanirrahiim, untuk Ummul Qur'an, tetapi tidak membaca basmalah untuk surah sesudalmya hingga selesai dari bacaannya itu. Dan, ia pun tidak mengucapkan takbir ketika menurunkan tubuhnya (unmk sujud dan lain-lain) hingga selesai dari shalat itu. Setelah salam, ia diperingatkan oleh orang-orang yang mendengarnya dari kalangan Muhajirin dari semua tempat, “Hai Muawiyah! Apakah engkau mencuri shalat atau engkau memang lupa?” Ketika ia shalat lagi sesudah itu, maka ia membaca: “Bismillahirrahmaanirrahiim” untuk surah sesudah Ummul Qur'an dan mengucapkan takbir ketika menurunkan tubuhnya untuk sujud.152