hadith book logo

Musnad Syafi'i: Hadith 97

2. Bagian Pembahasan tentang Menghadap Kiblat Saat Shalat

مسند الشافعي

97
Musnad Syafi'i
مسند الشافعي ٩٧: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ أَبِيهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ، أَنَّهُ رَكِبَ إِلَى رِيمٍ فَقَصَرَ الصَّلَاةَ فِي مَسِيرِهِ ذَلِكَ. قَالَ مَالِكٌ: وَذَلِكَ نَحْوٌ مِنْ أَرْبَعَةِ بُرُدٍ
Musnad Syafi'i 97: Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Salim bin Abdullah bin Umar, dari ayahnya radliyallahu 'anhum: Bahwa



Ia pernah berkendaraan menuju Riim, lalu ia mengqashar shalat dalam perjalanannya itu. Malik berkata: "Jaraknya kurang lebih empat barid."104