hadith book logo

Jamiat Tirmidhi: Hadith 202

2. Shalat

جامع الترمذي

/161 Chapter:

Orang yang mendengar adzan dan tidak ke masjid

ما جاء فيمن يسمع النداء فلا يجيب

202
Jamiat Tirmidhi
Darussalam: 6
سنن الترمذي ٢٠٢: قَالَ مُجَاهِدٌ وَسُئِلَ ابْنُ عَبَّاسٍ عَنْ رَجُلٍ يَصُومُ النَّهَارَ وَيَقُومُ اللَّيْلَ لَا يَشْهَدُ جُمْعَةً وَلَا جَمَاعَةً قَالَ هُوَ فِي النَّارِ قَالَ حَدَّثَنَا بِذَلِكَ هَنَّادٌ حَدَّثَنَا الْمُحَارِبِيُّ عَنْ لَيْثٍ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ وَمَعْنَى الْحَدِيثِ أَنْ لَا يَشْهَدَ الْجَمَاعَةَ وَالْجُمُعَةَ رَغْبَةً عَنْهَا وَاسْتِخْفَافًا بِحَقِّهَا وَتَهَاوُنًا بِهَا
Sunan Tirmidzi 202: [Mujahid] berkata: "[Ibnu Abbas] pernah ditanya tentang seorang laki-laki yang melaksanakan puasa di siang hari dan shalat di malam hari, namun ia tidak menghadiri shalat jum'at dan shalat berjama'ah di masjid?" ia menjawab, "Orang itu di neraka." Ia berkata: "Hal itu diceritakan kepada kami oleh [Hannad] berkata: telah menceritakan kepada kami [Al Muharibi] dari [AL Laits] dari [Mujahid] ia berkata: "Makna hadits ini adalah tidak boleh menghadiri shalat jum'at dan shalat jama'ah dengan rasa benci, serta mengurangi dan meremehkan haknya."