hadith book logo

Jamiat Tirmidhi: Hadith 3740

49. Budi Pekerti yang Terpuji

جامع الترمذي

/1964 Chapter:

Biografi Abdullah bin Salam Radhiyallahu'anhu

مناقب عبد الله بن سلام رضي الله عنه

3740
Jamiat Tirmidhi
Darussalam: 1
سنن الترمذي ٣٧٤٠: حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ يَزِيدَ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ يَزِيدَ بْنِ عُمَيْرَةَ قَالَ لَمَّا حَضَرَ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ الْمَوْتُ قِيلَ لَهُ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَوْصِنَا قَالَ أَجْلِسُونِي فَقَالَ إِنَّ الْعِلْمَ وَالْإِيمَانَ مَكَانَهُمَا مَنْ ابْتَغَاهُمَا وَجَدَهُمَا يَقُولُ ذَلِكَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ وَالْتَمِسُوا الْعِلْمَ عِنْدَ أَرْبَعَةِ رَهْطٍ عِنْدَ عُوَيْمِرٍ أَبِي الدَّرْدَاءِ وَعِنْدَ سَلْمَانَ الْفَارِسِيِّ وَعِنْدَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ وَعِنْدَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَلَامٍ الَّذِي كَانَ يَهُودِيًّا فَأَسْلَمَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّهُ عَاشِرُ عَشَرَةٍ فِي الْجَنَّةِ وَفِي الْبَاب عَنْ سَعْدٍ قَالَ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ
Sunan Tirmidzi 3740: Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Mu'awiyah bin Shalih] dari [Rabi'ah bin Yazid] dari [Abu Idris Al Khaulani] dari [Yazid bin 'Umairah] dia berkata:

Ketika [Mu'adz bin Jabal] di ambang sakaratul maut, dikatakan kepadanya: "Wahai Abu Abdurrahman, berwashiatlah kepadaku!" Mu'adz berkata: "Dudukkanlah aku." lalu dia berkata: "Sesungguhnya ilmu dan iman berada pada tempatnya maka barang siapa yang mencarinya pasti akan menemukannya." Mu'adz bin Jabal mengucapkannya tiga kali. Lalu dia melanjutkan: "Karena itu carilah ilmu dari empat orang: 'Uwaimir Abu Darda`, Salman Al Farisi, Abdullah bin Mas'ud dan Abdullah bin Salam yang dulunya seorang Yahudi kemudian masuk Islam, karena aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu' alaihi wa sallam bersabda: "Bahwa dia termasuk orang kesepuluh dari sepuluh orang yang ada di surga."

Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Sa'd. Perawi (Abu Isa) berkata: "Hadits ini adalah hadits hasan gharib."