1780
Abu Dawoodسنن أبي داوود ١٧٨٠: حَدَّثَنَا عُقْبَةُ بْنُ مُكْرَمٍ حَدَّثَنَا أَبُو قُتَيْبَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا نَكَحَ الْعَبْدُ بِغَيْرِ إِذْنِ مَوْلَاهُ فَنِكَاحُهُ بَاطِلٌ
قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا الْحَدِيثُ ضَعِيفٌ وَهُوَ مَوْقُوفٌ وَهُوَ قَوْلُ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا
Sunan Abu Daud 1780: Telah menceritakan kepada kami ['Uqbah bin Mukram], telah menceritakan kepada kami [Abu Qutaibah] dari [Abdullah bin Umar], dari [Nafi'], dari [Ibnu Umar] bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi sallam bersabda:
"Apabila seorang budak menikah tanpa izin dari tuannya, maka nikahnya batal."
Abu Daud berkata: hadits ini lemah dan mauquf, hanya perkataan Ibnu Umar radliyallahu 'anhuma.
"Apabila seorang budak menikah tanpa izin dari tuannya, maka nikahnya batal."
Abu Daud berkata: hadits ini lemah dan mauquf, hanya perkataan Ibnu Umar radliyallahu 'anhuma.