Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kencing di lubang. Mereka bertanya kepada Qatadah: "Apa yang membuat kencing di lubang dilarang?" Dia menjawab: "Dikatakan bahwa ia adalah tempat tinggal jin."
Abu Dawood: Hadith 27
1. Thoharoh
سنن أبي داود
/16 Chapter:
Larangan kencing di atas batu
النهي عن البول في الجحر
27
Abu Dawoodسنن أبي داوود ٢٧: حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ بْنِ مَيْسَرَةَ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَرْجِسَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يُبَالَ فِي الْجُحْرِ
قَالُوا لِقَتَادَةَ مَا يُكْرَهُ مِنْ الْبَوْلِ فِي الْجُحْرِ قَالَ كَانَ يُقَالُ إِنَّهَا مَسَاكِنُ الْجِنِّ
Sunan Abu Daud 27: Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Umar bin Maisarah] telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bin Hisyam] telah menceritakan kepada saya [Ayahku] dari [Qatadah] dari [Abdullah bin Sarjis] bahwasanya,
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kencing di lubang. Mereka bertanya kepada Qatadah: "Apa yang membuat kencing di lubang dilarang?" Dia menjawab: "Dikatakan bahwa ia adalah tempat tinggal jin."
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kencing di lubang. Mereka bertanya kepada Qatadah: "Apa yang membuat kencing di lubang dilarang?" Dia menjawab: "Dikatakan bahwa ia adalah tempat tinggal jin."