Dia tidak suka berwudlu dengan susu ataupun sari buah, dan dia berkata: "Sesungguhnya tayammum lebih aku sukai daripadanya."
Abu Dawood: Hadith 79
1. Thoharoh
سنن أبي داود
/42 Chapter:
Wudlu dengan nabidz (perasan buah)
الوضوء بالنبيذ
79
Abu Dawoodسنن أبي داوود ٧٩: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ
أَنَّهُ كَرِهَ الْوُضُوءَ بِاللَّبَنِ وَالنَّبِيذِ وَقَالَ إِنَّ التَّيَمُّمَ أَعْجَبُ إِلَيَّ مِنْهُ
Sunan Abu Daud 79: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Manshur] dari [Ibnu Juraij] dari [Atha`] bahwasanya
Dia tidak suka berwudlu dengan susu ataupun sari buah, dan dia berkata: "Sesungguhnya tayammum lebih aku sukai daripadanya."
Dia tidak suka berwudlu dengan susu ataupun sari buah, dan dia berkata: "Sesungguhnya tayammum lebih aku sukai daripadanya."