hadith book logo

Sahih Bukhari: Hadith 3727

44. Peperangan

صحيح البخاري

/2056 Chapter:

Kisah bani Nadlir

حديث بني النضير

3727
Sahih Bukhari
Albani: Shahih
صحيح البخاري ٣٧٢٧: حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ حَرَّقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَخْلَ بَنِي النَّضِيرِ وَقَطَعَ وَهِيَ الْبُوَيْرَةُ فَنَزَلَتْ { مَا قَطَعْتُمْ مِنْ لِينَةٍ أَوْ تَرَكْتُمُوهَا قَائِمَةً عَلَى أُصُولِهَا فَبِإِذْنِ اللَّهِ }
Shahih Bukhari 3727: Telah menceritakan kepada kami [Adam] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [An Nafi'] dari Ibnu 'Umar radliyallahu 'anhuma dia berkata:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah membakar kebun kurma Bani Nadlir dan memotongnya, yaitu yang ada di Buwairah. Kemudian turunlah ayat: {MAA QATHA'TUM MIN LIINATIN AU TARAKTUMUUHAA QAA-IMATAN 'ALAA USHUULIHAA FABI IDZNILLAAAH} (Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu biarkan (tumbuh) berdiri di atas pokoknya. Maka (semua itu) adalah dengan izin Allah) (QS. Al Hasyr: 5).