صحيح البخاري ٣٧٢٨: حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا حَبَّانُ أَخْبَرَنَا جُوَيْرِيَةُ بْنُ أَسْمَاءَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَرَّقَ نَخْلَ بَنِي النَّضِيرِ قَالَ وَلَهَا يَقُولُ حَسَّانُ بْنُ ثَابِتٍ وَهَانَ عَلَى سَرَاةِ بَنِي لُؤَيٍّ
حَرِيقٌ بِالْبُوَيْرَةِ مُسْتَطِيرُ
قَالَ فَأَجَابَهُ أَبُو سُفْيَانَ بْنُ الْحَارِثِ أَدَامَ اللَّهُ ذَلِكَ مِنْ صَنِيعٍ
وَحَرَّقَ فِي نَوَاحِيهَا السَّعِيرُ
سَتَعْلَمُ أَيُّنَا مِنْهَا بِنُزْهٍ
وَتَعْلَمُ أَيُّ أَرْضَيْنَا تَضِيرُ
Shahih Bukhari 3728: Telah menceritakan kepadaku [Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Habban] telah mengabarkan kepada kami [Juwairiyah bin Asma`] dari [Nafi'] dari Ibnu Umar radliyallahu 'anhuma, bahwa
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah membakar kebun kurma Bani Nadlir.
Ia mengatakan: Untuk itulah Hassan bin Tsabit berkata: "Dan telah hina pemimpin Bani Lu'ai, kebakaran di Buwairah telah menyala-nyala." Ia berkata: Lantas Abu Sufyan bin Al Harits menjawab: "Allah melanggengkan hal itu, semua sisi terbakar oleh api, kamu akan mengetahui siapa di antara kita yang terdampar, dan kamu akan mengetahui mana dari kedua tanah kami yang membahayakan."