"Orang yang meminta kembali apa yang telah dihibahkannya bagaikan orang yang menelan kembali muntahnya."
Sahih Bukhari: Hadith 2428
33. Hibah, Keutamaannya dan Anjuran Melakukannyanya
صحيح البخاري
/1566 Chapter:
Seseorang tidak boleh mengambil kembali sesuatu yang dihibahkannya
لا يحل لأحد أن يرجع في هبته وصدقته
2428
Sahih Bukhariصحيح البخاري ٢٤٢٨: حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ وَشُعْبَةُ قَالَا حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَائِدُ فِي هِبَتِهِ كَالْعَائِدِ فِي قَيْئِهِ
Shahih Bukhari 2428: Telah menceritakan kepada kami [Muslim bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dan [Syu'bah] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Sa'id bin Al Musayyab] dari Ibnu 'Abbas radliyallahu 'anhuma berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Orang yang meminta kembali apa yang telah dihibahkannya bagaikan orang yang menelan kembali muntahnya."
"Orang yang meminta kembali apa yang telah dihibahkannya bagaikan orang yang menelan kembali muntahnya."