hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1053

3. Shalat

سنن الدارقطني

/88 Chapter:

Ijtihad dalam Menetapkan Arah Kiblat dan Bolehnya Mengira-Ngira

بَابُ الِاجْتِهَادِ فِي الْقِبْلَةِ وَجَوَازِ التَّحَرِّي فِي ذَلِكَ

1053
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah: Lihat keterangan yang lalu.
سنن الدارقطني ١٠٥٣: حَدَّثَنَا ابْنُ صَاعِدٍ , ثنا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , وَعَلِيُّ بْنُ أَشْكَابَ , ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , ثنا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , قَالَا: نا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ , أنا أَشْعَثُ بْنُ سَعِيدٍ أَبُو الرَّبِيعِ السَّمَّانُ , بِهَذَا وَقَالَ: «فَجَعَلَ كُلُّ رَجُلٍ مِنَّا بَيْنَ يَدَيْهِ أَحْجَارًا يُصَلِّي إِلَيْهَا فَلَمَّا أَصْبَحْنَا إِذَا نَحْنُ إِلَى غَيْرِ الْقِبْلَةِ فَذَكَرْنَا ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ» , مِثْلَهُ.
Sunan Daruquthni 1053: Ibnu Sha'id menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa dan Ali bin Isykab menceritakan kepada kami {h} Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Yazid bin Harun mengabarkan kepada kami, Asy'ats bin Sa'id Abu Ar-Rabi' As-Samman memberitahukan kepada kami, hadits ini, dan ia menyebutkan (dalam redaksinya): "Lalu masing-masing kami menempatkan bebatuan di hadapannya untuk shalat ke arahnya. Keesokan harinya, ternyata kami tidak menghadap ke arah kiblat, lalu kami ceritakan hal itu kepada Nabi SAW." seperti itu.