hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1059

3. Shalat

سنن الدارقطني

/90 Chapter:

Merubah Arah Kiblat dan Bolehnya Menghadap ke Arah Kiblat Pada Sebagian Shalat

بَابُ التَّحْوِيلِ إِلَى الْكَعْبَةِ وَجَوَازِ اسْتِقْبَالِ الْقِبْلَةِ فِي بَعْضِ الصَّلَاةِ

1059
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya shahih: HR. Al Bukhari dalam kitab Shalat (31); Muslim dalam kitab Masjid-Masjid (12).
سنن الدارقطني ١٠٥٩: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عِيسَى , نا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ , نا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ , ثنا أَبُو إِسْحَاقَ , عَنِ الْبَرَاءِ , قَالَ: صَلَّيْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ قُدُومِهِ الْمَدِينَةَ سِتَّةَ عَشَرَ شَهْرًا نَحْوَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ , ثُمَّ عَلِمَ اللَّهُ سُبْحَانَهُ هَوَى نَبِيِّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَنَزَلَتْ {قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ} [البقرة: 144] , فَأَمَرَهُ أَنْ يُوَلِّيَ إِلَى الْكَعْبَةِ , وَمَرَّ عَلَيْنَا رَجُلٌ وَنَحْنُ نُصَلِّي نَحْوَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ , فَقَالَ: إِنَّ نَبِيَّكُمْ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ حَوَّلَ وَجْهَهُ إِلَى الْكَعْبَةِ , فَتَوَجَّهْنَا إِلَى الْكَعْبَةِ وَقَدْ صَلَّيْنَا رَكْعَتَيْنِ "
Sunan Daruquthni 1059: Abdul Wahhab bin Isa menceritakan kepada kami, Abu Hisyam Ar-Rifa'i Muhammad bin Yazid mengabarkan kepada kami, Abu Bakar bin Ayyasy menceritakan kepada kami, Abu Ishaq menceritakan kepada kami, dari Al Bara ia menuturkan, "Setelah mereka (kaum Muhajirin) tiba di Madinah, kami shalat bersama Rasulullah SAW, selama sekitar enam belas bulan menghadap ke arah Baitul Maqdis. Kemudian Allah SWT mengetahui kecenderungan Nabi SAW, maka diturunkanlah ayat: 'Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram,' (Qs. Al Baqarah [2]: 144) lalu Allah memerintahkannya untuk merubah ke arah Ka'bah. Lalu seorang laki-laki melewati kami ketika kami sedang shalat ke arah Baitul Maqdis, lalu ia berkata, 'Sesungguhnya Nabi kalian SAW telah merubah arahnya ke Ka'bah.' Maka kami langsung merubah arah ke Ka'bah, dan saat itu kami telah shalat dua raka'at."