hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1090

3. Shalat

سنن الدارقطني

/100 Chapter:

Memegang Tangan Kiri dengan Tangan Kanan Ketika Shalat

بَابٌ فِي أَخْذِ الشِّمَالِ بِالْيَمِينِ فِي الصَّلَاةِ

1090
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah: Lihat keterangan yang lalu.
سنن الدارقطني ١٠٩٠: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ , ثنا أَبُو كُرَيْبٍ , ثنا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسْحَاقَ , عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ سَعْدٍ , عَنْ عَلِيٍّ , أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ: «إِنَّ مِنْ سُنَّةِ الصَّلَاةِ وَضْعَ الْيَمِينِ عَلَى الشِّمَالِ تَحْتَ السُّرَّةِ»
Sunan Daruquthni 1090: Muhammad bin Al Qasim menceritakan kepada kami, Abu Kuraib menceritakan kepada kami, Hafsh bin Ghiyats menceritakan kepada kami, dari Abdurrahman bin Ishaq, dari An-Nu'man bin Sa'd, dari Ali, bahwa ia mengatakan, "Sesungguhnya termasuk sunnah shalat adalah meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di bawah pusar."