hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1166

3. Shalat

سنن الدارقطني

/103 Chapter:

Wajibnya Membaca Bismillaahir rahmaanir rahiim di dalam Shalat dan Menyaringkannya, Serta Perbedaan Riwayat-Riwayat Seputar Itu

بَابُ وُجُوبِ قِرَاءَةِ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ فِي الصَّلَاةِ وَالْجَهْرِ بِهَا وَاخْتِلَافِ الرِّوَايَاتِ فِي ذَلِكَ

1166
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah: HR. Al Hakim (1/233-234). Saya katakan: Muhammad bin Al Mutawakkil jujur lagi berpengetahuan, namun banyak mengira-ngira, At-Taqrib (2/205).
سنن الدارقطني ١١٦٦: قَرَأْتُ فِي أَصْلِ كِتَابِ أَبِي بَكْرٍ أَحْمَدَ بْنِ عَمْرِو بْنِ جَابِرٍ الرَّمْلِيِّ بِخَطِّ يَدِهِ , ثنا عُثْمَانُ بْنُ خُرَّزَاذَ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُتَوَكِّلِ بْنِ أَبِي السَّرِيُّ , قَالَ: صَلَّيْتُ خَلْفَ الْمُعْتَمِرِ بْنِ سُلَيْمَانَ مِنَ الصَّلَوَاتِ مَا لَا أَحْصِيهَا الصُّبْحَ الْمَغْرِبَ فَكَانَ يَجْهَرُ بِـ {بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} [الفاتحة: 1] قَبْلَ فَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَبَعْدَهَا، وَسَمِعْتُ الْمُعْتَمِرَ يَقُولُ: مَا آلُو أَنْ أَقْتَدِيَ بِصَلَاةِ أَبِي , وَقَالَ أَبِي: مَا آلُو أَنْ أَقْتَدِيَ بِصَلَاةِ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ , وَقَالَ أَنَسٌ: «مَا آلُو أَنْ أَقْتَدِيَ بِصَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ».
Sunan Daruquthni 1166: Aku membaca pada asal kitab Abu Bakar Ahmad bin Amr bin Jabir Ar-Ramli yang ditulis dengan tangannya sendiri: Utsman bin Khurrazadz menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Mutawakkil bin Abu As-Sari menceritakan kepada kami, ia menuturkan, "Aku shalat di belakang Al Mu'tamir bin Sulaiman sejumlah shalat yang aku tidak dapat menghitungnya (termasuk Subuh dan Maghrib), ia (biasa) menyaringkan (bacaan) 'Bismillaahir rahmaanir rahiim' sebelum fatihatul kitab (surah Al Fatihah) dan setelahnya, dan aku mendengar Al Mu'tamir mengatakan, 'Aku tidak melebihi dari meniru shalat ayahku. Dan ayahku mengatakan, 'Aku tidak melebihi dari meniru shalatnya Anas bin Malik.' Sementara Anas telah mengatakan, 'Aku tidak melebihi dari meniru shalatnya Rasulullah SAW'