hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1227

3. Shalat

سنن الدارقطني

/107 Chapter:

Tentang Sabda Nabi SAW, "Barangsiapa Mempunyai Imam, Maka Bacaan Imam Adalah Bacaannya." dan Perbedaan Riwayat Riwayat Seputar itu

بَابُ ذِكْرِ قَوْلِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ كَانَ لَهُ إِمَامٌ فَقِرَاءَةُ الْإِمَامِ لَهُ قِرَاءَةٌ» وَاخْتِلَافِ الرِّوَايَاتِ

1227
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/365). Saya katakan: Al Hajjaj bin Arthah jujur namun sering keliru dan mentadlis, At-Taqrib (1/153).
سنن الدارقطني ١٢٢٧: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ نَصْرِ بْنِ سَنْدَوَيْهِ , ثنا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , ثنا سَلَمَةُ بْنُ الْفَضْلِ , ثنا الْحَجَّاجُ بْنُ أَرْطَأَةَ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى , [ص:114] عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ , قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِالنَّاسِ وَرَجُلٌ يَقْرَأُ خَلْفَهُ فَلَمَّا فَرَغَ قَالَ: «مَنْ ذَا الَّذِي يُخَالِجُنِي سُورَتَهُمْ» , فَنَهَاهُمْ عَنِ الْقِرَاءَةِ خَلْفَ الْإِمَامِ. وَلَمْ يَقُلْ هَكَذَا غَيْرُ حَجَّاجٍ , وَخَالَفَهُ أَصْحَابُ قَتَادَةَ , مِنْهُمْ: شُعْبَةُ , وَسَعِيدٌ وَغَيْرُهُمَا , فَلَمْ يَذْكُرُوا أَنَّهُ نَهَاهُمْ عَنِ الْقِرَاءَةِ , وَحَجَّاجٌ لَا يُحْتَجُّ بِهِ
Sunan Daruquthni 1227: Ahmad bin Nashr bin Sandawaih menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, Salamah bin Al Fadhl menceritakan kepada kami, Al Jajjaj bin Arthah menceritakan kepada kami, dari Qatadah, dari Zurarah bin Aufa, dari Imran bin Hushain, ia mengatakan, "Ketika Nabi SAW shalat bersama orang-orang, ada seorang laki-laki yang membaca di belakangnya. Selesai shalat beliau berkata, 'Siapa yang tadi (bacaan) surahnya mengacaukan (bacaan)ku?' "Lalu beliau melarang mereka membaca di belakang imam." Redaksi ini tidak disebutkan kecuali oleh Hajajj, sementara para sahabat Qatadah menyelisihinya, di antaranya: Syu'bah, Sa'id dan yang lainnya, mereka tidak menyebutkan redaksi: "lalu beliau melarang mereka membaca." (Riwayat) Hajjaj tidak dapat dijadikan argumen.