hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1277

3. Shalat

سنن الدارقطني

/111 Chapter:

Dihapusnya Melekatkan Tangan Ketika Ruku dan Perintah Untuk Memegang Lutut

بَابُ ذِكْرِ نَسْخِ التَّطْبِيقِ وَالْأَمْرِ بِالْأَخْذِ بِالرُّكَبِ

1277
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya hasan.
سنن الدارقطني ١٢٧٧: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ إِمْلَاءً , ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ بْنِ أَبَانَ , ثنا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي لَيْلَى , عَنِ الشَّعْبِيِّ , عَنْ صِلَةَ , عَنْ حُذَيْفَةَ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ: «سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ» , ثَلَاثًا وَفِي سُجُودِهِ: «سُبْحَانَ رَبِّي الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ» ثَلَاثًا
Sunan Daruquthni 1277: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Utsman bin Abu Syaibah menceritakan kepada kami, Thalhah bin Yahya menceritakan kepada kami, dari Yunus, dari Ibnu Syihab, dari Sa'id bin Al Musayyab, ia mengatakan, "Bila engkau mendapati orang-orang (yakni jama'ah shalat) sedang ruku, maka bertakbirlah dan rukulah, sesungguhnya cukup bagimu satu kali untuk takbir (takbiratul. ihram) dan untuk ruku." Juga dari Sa'id bin Al Musayyab, tentang orang yang lupa takbir (takbiratul ihram) ketika membuka shalat lalu takbir untuk ruku, "Sesungguhnya itu mencukupinya."