hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1293

3. Shalat

سنن الدارقطني

/113 Chapter:

Ruku dan Sujud, Serta Apa yang Mencukupi Pada Keduanya

بَابُ ذِكْرِ الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ وَمَا يُجْزِي فِيهِمَا

1293
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah: HR. Al Hakim (1/226); Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/388-389); Al Baihaqi (2/99); Ibnu Hazm di dalam Al Muhalla (4/129); Al Hazimi di dalam Al I'tibar (159), semuanya meriwayatkan dari Al 'Ala' bin Isma'il. Saya katakan: Al 'Ala' Ibnu Isma'il tidak dikenal. Al Hafizh mengatakan di dalam AtTalkhish (1/273) yang saya tahqiq, dengan menukil ungkapan Al Baihaqi di dalam Al Ma'rifah, "Al 'Ala' Ibnu Isma'il meriwayatkannya sendirian, sedangkan ia tidak dikenal." Hadits ini dishahihkan oleh Al Hakim dengan syarat keduanya (yakni Al Bukhari dan dan Mulsim) dan disepakati oleh Adz-Dzahabi. Ibnu Abi Hatim menyebutkan di dalam Al Ilal (1/188), "(Ini) hadits munkar"
سنن الدارقطني ١٢٩٣: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ الصَّفَّارُ , ثنا الْعَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ , ثنا الْعَلَاءُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْعَطَّارُ , حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ , عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «كَبَّرَ حَتَّى حَاذَى بِإِبْهَامَيْهِ أُذُنَيْهِ , ثُمَّ رَكَعَ حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ مَفْصِلٍ مِنْهُ فِي مَوْضِعِهِ , ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ مَفْصِلٍ مِنْهُ فِي مَوْضِعِهِ , ثُمَّ انْحَطَّ بِالتَّكْبِيرِ فَسَبَقَتْ رُكْبَتَاهُ يَدَيْهِ». تَفَرَّدَ بِهِ الْعَلَاءُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , عَنْ حَفْصٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَاللَّهُ أَعْلَمُ
Sunan Daruquthni 1293: Isma'il bin Muhammad Ash-Shaffar menceritakan kepada kami, Al Abbas bin Muhammad menceritakan kepada kami, Al 'Ala' bin Isma'il Al Aththar menceritakan kepada kami, Hafsh bin Ghiyats menceritakan kepada kami, dari Ashim Al Ahwal, dari Anas, ia mengatakan, "Aku melihat Rasulullah SAW bertakbir, hingga kedua ibu jarinya sejajar dengan telinganya. Kemudian ruku hingga setiap persendiannya mantap di tempatnya. Kemudian mengangkat kepalanya hingga setiap persendian mantap di tempatnya. Kemudian menyungkur disertai takbir yang mana kedua lututnya mendahului kedua tangannya." Al 'Ala' bin Isma'il meriwayatkannya sendirian dari Hafsh dengan isnad ini. Wallahu a‘lam.